T A K W A
Pengertian Takwa
Takwa, menurut istilah, berasal dari kata ”waqa yaqi wiqayatan” yang artinya berlindung atau menjaga diri dari sesuatu yang berbahaya. Takwa juga berarti takut. Sedangkan secara luas takwa adalah melakukan ketaatan kepada Allah di atas cahaya dari Allah karena mengharapkan pahala dari Allah, serta kamu meninggalkan kemaksiatan kepada Allah di atas cahaya dari Allah karena takut hukuman Allah.
Takwa kepada Allah artinya. mengetahui bahwa Allah itu ada dengan akal, memahami tentang keberadaan dan kedudukan Allah sebagai Tuhan manusia dan melakukan perbuatan sesuai pemahaman kita terhadap pengetahuan akan Allah.
“Hai orang-orang yang beriman bertakwalah kepada Allah dengan sebenar-benarnya takwa kepada-Nya”. (QS. Âli Imrân [3]: 102)
Melalui Al-Qur`an-Nya, Allah SWT juga menjelaskan bahwa balasan bagi orang-orang yang bertakwa tidak hanya dapat dirasakan di akhirat kelak, tetapi akan dirasakan pula sejak kita masih hidup. Bahkan dalam Surah Ath-Thalaq Allah SWT mengemukakan bahwa takwa merupakan solusi dari berbagai himpitan hidup yang menghimpit. Dan di akhirat kelak mereka akan memasuki surga yang luasnya seluas langit dan bumi (QS. Ali Imran [3]: 133)
وَاعْلَمُوْااِخْوَانِى . وَفَّـقَـنِيَ اللهُ وَاِيَّاكُمْ لِطَاعَتِه اَنَّ التَّقْــوَى جُمِعَ فِى ذلِكَ كُلُّ مَايَحْتَاجُ اِلَيْهِ مِنْ اُمُوْرِاْلآخِرَةِ. اِذَالتَّقْوَى اِمْتِثَالُ اْلاَوَامِرِوَاجْتِنَابُ النَّوَاهِى. وَتَكَالِيْفُ الشَّرْعِ لاَتَخْرُجُ عَنْ ذلِكَ
Dan ketahuilah bahwa semua perkara yang menguntungkan di akhirat bersumber dan berdasarkan taqwa. Karena yang dinamakan taqwa adalah melaksanakan perintah Allah dan menjahui larangan-laranganNya
Kelebihan dari sifat takwa yaitu:
Orang yang mempunyai sifat ini akan mewarisi Syurga.
Takwa sebagai penyebab bagi kecintaan Allah terhadap hambaNya.
Dibuka semua pintu barakat yang berada di langit dan di bumi.
Janji Allah dan pertolonganNya sentiasa mengiringi orang bertakwa.
Mempermudahkan bagi mereka urusan dunia dan akhirat.
Balasan yang baik bagi mereka di dunia dan di akhirat.
Orang-orang yang bertakwa yaitu:
Mereka adalah suatu kaum yang menjaga diri dari kemusyrikan, dan mengikhlaskan ibadah mereka hanya untuk Allah.
Orang-orang yang bertakwa adalah orang-orang yang menjauhi perkara-perkara yang diharamkan Allah kepada mereka dan menunaikan kewajiban yang diperintahkan kepada mereka.
Pentingnya takwa kepada Allah SWT
Takwa adalah kunci keberuntungan di dunia dan di akhirat
Takwa mengundang limpahan berkah dan rahmat Allah SWT
Takwa adalah kunci mendapatkan ampunan dan kasih saying Allah SWT
Salah satu faktor pendorong untuk bisa menumbuhkan ketakwaan kepada Allah adalah dengan senantiasa menghadirkan keyakinan bahwasanya Allah selalu mengawasi gerak-gerik hamba dalam segala keadaannya.
Allah telah menentukan bahwa keuntungan dunia hanyalah sebentar dan tidak dibawa mati , dimana kekayaan dunia kadang-kadang menjadi rebutan anak cucu. Jelaslah disini bahwa keuntungan di dunia belum tentu menguntungkan kelak di akhirat. Bahkan sering terjadi orangnya belum mati, keuntungan dunia yang berupa pangkat atau kekayaan dicabut oleh Allah.
Oleh karena itu Rosululloh SAW mengingatkan kepada kita dengan sabdanya:
كُنْ فِى الدُّنْيَاكَاَنَّكَ غَرِيْبُ اَوْعَابِرُسَبِيْلٍ
Jadilah kamu semua di dunia ini seperti orang asing, atau seperti orang yang cuma numpang lewat.
Artinya, hidup di dunia ini hanyalah sebentar. Dimana hidup yang sesungguhnya adalah di akhirat. Keuntungan di akhirat tidak ada tebusannya kecuali dengan taqwa kepada Allah SWT.
Demikian, semoga Allah SWT menjadikan kita semua termasuk orang-orang yang bertakwa kepada-Nya, dengan gemar melakukan kebaikan dan berbagi manfaat satu sama lain, serta terhindar dari perkara-perkara yang dilarang. Amin
Jumat, 26 Maret 2010
Langganan:
Posting Komentar (Atom)



Tidak ada komentar:
Posting Komentar